STKIP Pembangunan Indonesia Makassar Cetak 509 Sarjana dan Magister

Kampus Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Pembangunan Indonesia (STKIP PI) Makassar menggelar wisuda sarjana dan magister digelar di Hotel Clarion Makassar, Rabu (28/12/2016).

Dikutip dari rilis yang diterima tribun-timur.com, jumlah lulusan yang diwisuda kali ini sebanyak 509 orang. Mereka ini terdiri atas 258 sarjana dari jurusan pendidikan biologi, 176 sarjana dari jurusan pendidikan ekonomi, serta 75 magister pendidikan ekonomi.

Ketua STKIP PI Makassar Dr Muh Yunus MPd mengaku bangga dan bahagia, khususnya untuk program magister pendidikan ekonomi yang menghasilkan lulusan untuk kali pertama.

 “Khusus untuk program magister, ini menjadi wisuda perdana. Program magister ini mulai dibuka pada tahun 2014 lalu,” kata Muh Yunus.

Ketua Prodi S2 Pendidikan Ekonomi, Prof Dr Hj Sosiawan Ma’mun SE MM menambahkan peserta wisuda untuk magister, 90 persen adalah guru yang mengajar di jenjang pendidikan SD, SMP dan SLTA. “Mereka berasal dari beberapa kabupaten di Sulsel,” katanya.

Turut hadir dalam wisuda STKIP Pembangunan Indonesia ini, Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi Prof Dr Ir Andi Niartiningsih MP. Prof Niar juga tampil membawakan orasi ilmiah untuk wisudawan.

Prof Niartiningsih menekankan kepada STKIP PI untuk mengedepankan kualitas dan mutu dalam pembelajaran. Lewat kebijakan itu akan menghasilkan luaran dan alumni yang memiliki daya saing.

“Zaman semakin terbuka dan mengglobal, sehingga alumni yang dihasilkan harus memiliki kualitas dan kemampuan daya saing menghadapi pasar bebas tenaga kerja yang semakin keras dan kuat tarikannya,” kata Niar.

Turut hadir, pendiri yayasan Ny Hj Azisah Patompo dan Bupati Gowa diwakili Asisten 1 Sekkab Gowa H Baharuddin Mangka, Direktur PPs STKIP PI Dr H Muhammad Yahya MPd, Ketua Prodi Pendidikan Ekonomi PPs STKIP PI, Prof Dr Hj Susiawan Ma’mun SE MM serta para civitas akademika dan orang tua dan keluarga wisudawan.

STKIP PI sedang melakukan pembenahan dengan memindahkan kampus dari Jl. AP Pettarani ke Jl. Hertasning Baru Makassar. Kampus baru mulai difungsikan awal tahun 2017.

Ketua Yayasan Pembangunan Indonesia, Andi Chaeruddin Patompo dalam sambutannya, menyebutkan rencana pengelola kampus untuk melakukan merger bagi tiga kampus untuk segera beralih nama menjadi Universitas Daeng Patompo. (*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*