Kegiatan Prodi Pend.Ekonomi

INKUBATOR KEWIRAUSAHAAN STKIP PEMBANGUNAN INDONESIA

Mendikbud menunjukkan dukungannya melalui pendirian Inkubator Bisnis Teknologi di berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia yang dinilai penting dalam pengembangan Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT). Mendikbud juga menargetkan agar setiap Perguruan Tinggi memiliki Inkubator demi menyongsong Indonesia 4.0.

Salah satu kampus yang juga berpartisipasi dalam pendirian Inkubator Bisnis yaitu STKIP Pembangunan Indonesia melalui Program Kewirausahaan dan Praktek Kewirausahaan. Dimana Program ini dibawah naungan Prodi Pendidikan Ekonomi dengan melibatkan mahasiswa semester 7 yang memprogramkan matakuliah Program Kewirausahaan dan praktek kewirausahaan pada tanggal 21 Juli 2020. Mahasiswa bersama Dosen Pengampuh Matakuliahnya bersama-sama membuat produk untuk diperjual belikan sebagai bagian berwirausaha di masa New Normal Pandemik Covid-19. Dimana output atau produk dari Inkubator Bisnis STKIP Pembangunan Indonesia berupa makanan & minuman yang dapat diperoleh dengan cara membeli atau memesannya di Koperasi Mahasiswa (KOPMA) STKIP Pembangunan Indonesia.

WEBINAR NASIONAL “ PERAN PERGURUAN TINGGI TERHADAP UMKN DI TENGAH PANDEMI COVID-19

Program Studi Pendidikan Ekonomi STKIP Pembangunan Indonesia menyelenggarakan Webinar dengan tema “Peran Perguruan Tinggi Terhadap UMKN di Tengah Pandemi”.

Dr. Muh. Yunus, M.Pd selaku ketua STKIP Pembangunan Indonesia, dalam sambutannya mengatakan sangat mengapresiasi dan senantiasa mendukung pelaksanaan kegiatan yang berbasis virtual. Kegiatan ini terselenggara karena kolaborasi antara civitas akademika di STKIP Pembangunan Indonesia khususnya di Program Studi Pendidikan Ekonomi berkat inisiator ketua Prodi yakni Ibu Erni Rismawanti, S.Pd., M.Pd.

Di daulat sebagai salah satu narasumber, Abd. Malik Faisal, S.H., M. Adm. Pemb selaku Kadis Koperasi & UKM Sulsel mengatakan bahwa salah satu sektor yang paling merasakan dampak dari wabah Covid 19 adalah UMKM, yang umumnya bergeliat di bidang perdagangan besar dan eceran, industri pengolahan, penyediaan akomodasi dan penyediaan makan minum, usaha pertanian, usaha peternakan, usaha perikanan, usaha hotel kecil, restoran dan jasa-jasa, dan beberapa di antaranya menjadi bagian atau pelengkap dari usaha kehutanan dan pertambangan, dll.

Sejalan dengan pandangan Kadis Keperasi dan UKM Sulsel, Aris Baharuddin, S.Pd., M.AB yang juga merupakan salah satu narasumber dan merupakan fasilitator UMKM serta Dosen UNM, mengemukakan bahwa Perguruan tinggi diharapkan memiliki peran strategis yang dapat menjadi fasilitator & mediator UKM pada pemerintah, lembaga keuangan, penemuan model bisnis, serta pengembangan pemasaran produk dan teknologi.

Dalam kegiatan Webinar tersebut, juga terdapat narasumber lain yakni Asdaryanto, S.T sebagai pelaku UMKM dan merupakan Owner Markisa Daeng, serta Dr. Husain AS, M.Pd selaku Ketua Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STKIP Pembangunan Indonesia. Adapun yang menjadi moderator yaitu Sitti Marlina, S.Pd., M.Pd.

KUNJUNGAN KKLP PRODI PENDIDIKAN EKONOMI KE GRIYA BATIK IMA BANDUNGProgram Studi Pendidikan Ekonomi STKIP Pembangunan Indonesia melakukan kunjungan industri ke Griya Batik Ima Bandung pada tanggal 4 Maret 2019, lokasi kunjungan beralamat di Jl. Raya Lembang. Dalam kegiatan ini dosen program studi pendidikan ekonomi beserta mahasiswanya diajak oleh direktur Griya Batik Ima untuk melihat hasil karya koleksi dari galeri batiknya, selain itu dosen beserta mahasiswanya diajak dan diajarkan dalam proses kegiatan membatik.